kisah Insprirasi: seorang ibu dan anak


kisah seorang ibu dan anak

Riejal Maulana Malie Sadewa  , Siak Sri Indrapura

Ibuku hanya memiliki satu mata. Aku membencinya, ia adalah sebuah hal yang memalukan. Ibuku menjalankan sebuah toko kecil pada sebuah pasar.

Dia mengumpulkan barang-barang bekas dan sejenisnya untuk dijual, apapun untuk mendapatkan uang yang kami butuhkan. Ia adalah sebuah hal yang memalukan.

Pada suatu hari di sekolah. Aku ingat saat itu hari ketika ibuku datang. Aku sangat malu. Mengapa ia melakukan hal ini kepadaku? Aku melemparkan muka dengan rasa benci dan berlari. Keesokan harinya di sekolah.. “Ibumu hanya memiliki satu mata?” dan mereka semua mengejekku.

Aku berharap ibuku hilang dari dunia ini maka aku berkata kepada ibu aku,”Ibu, kenapa kamu tidak memiliki mata lainnya? Ibu hanya akan menjadi bahan tertawaan. Kenapa Ibu tidak mati saja?” Ibu tidak menjawab. Aku merasa sedikit buruk, tetapi pada waktu yang sama, rasanya sangat baik bahwa aku telah mengatakan apa yang telah ingin aku katakan selama ini.

Mungkin itu karena ibu tidak menghukum aku, tetapi aku tidak berpikir bahwa aku telah sangat melukai perasaannya.

Malam itu, Aku terbangun dan pergi ke dapur untuk mengambil segelas air. Ibuku menangis disana, dengan pelan, seakan ia takut bahwa ia akan membangunkanku. Aku melihatnya, dan pergi. Karena perkataanku sebelumnya kepadanya, ada sesuatu yang mencubit hati aku.

Meskipun begitu, Aku membenci ibuku yang menangis dari satu matanya. Jadi, Aku mengatakan diri ku jikalau aku akan tumbuh dewasa dan menjadi sukses, karena aku membenci ibu bermata-satu aku dan kemiskinan kami.

Lalu aku belajar dengan keras. aku meninggalkan ibu dan ke Seoul untuk belajar, dan diterima di Universitas Seoul dengan segala kepercayaan diri. Lalu, aku menikah. aku membeli rumah milikku sendiri. Lalu aku memiliki anak-anak juga. Sekarang, aku hidup bahagia sebagai seorang pria yang sukses. aku menyukainya disini karena ini adalah tempat yang tidak meningatkan aku akan ibu.

Kebahagiaan ini menjadi besar dan semakin besar, ketika seseorang tidak terduga

Categories: ANEKA INFORMASI, PESAN-PESAN DUNIA, TERBAIK | Tags: , , | Tinggalkan komentar

Setting GPRS dan MMS Manual Seluruh Operator 2011


Mungkin ini sepele tapi sangat penting bagi yang punya HP, untuk bias internetan atau Facebookan, jadi selamat mencoba:

Manual Setting GPRS and MMS

Setting GPRS dan MMS Kartu IM3 dan Mentari

GPRS

  • APN: indosatgprs
  • User : indosat
  • Pass : indosat
  • Proxy : 10.19.19.19
  • Port : 8080
  • Homepage : http://wap.indosat.com

MMS

Setting GPRS dan MMS Kartu XL

Setting XL Internet BroadBand

  • Profile Name: XLBroadband
  • APN: xlunlimited
  • User Name: dikosongkan
  • Password : dikosongkan
  • Dial Number : *99# (Khusus untuk Modem)
  • Proxy (Optional) : 202.152.240.050
  • Port (Optional) : 8080

Setting GPRS XL Internet Mobile

  • Profile Name : XLGPRS
  • APN  : http://www.xlgprs.net
  • User Name : xlgprs
  • Password : proxl
  • Dial Number  : *99# (Khusus untuk Modem)
  • Proxy    (Optional) : 202.152.240.050
  • Port (Optional) : 8080

Setting GPRS / MMS Kartu Simpati dan AS

Sebelumnya lakukan aktivasi GPRS dan MMS. ada 2 cara aktivasi GPRS dan MMS

1. Aktivasi melalui SMS

  • Ketik GPRS kirim 6616
  • Ketik MMS kirim 6616
  • Tarif sms ke 6616 : Rp.350

2. Aktivasi melalui UMB

  • Tekan *116# dan ikuti petunjuk selanjutnya

Setting GPRS Manual :

  • Connection name : TSEL-DATA
  • Data bearer : Packet data
  • Access point name : telkomsel
  • User name : wap
  • Prompt password : No
  • Password  : wap123
  • Authentication  : Normal
  • Homepage : http://wap.telkomsel.com
  • Network type : IPv4
  • Phone IP Address  : Automatic
  • DNS Address  : Automatic
  • Proxy serv. Address : 10.1.89.130
  • Proxy port number :8000

Setting MMS Manual :

  • Connection name : TSEL-MMS
  • Data bearer : Packet data
  • Access point name  : mms
  • User name : wap
  • Prompt password : No
  • Password : wap123
  • Authentication : Normal
  • Homepage : http://mms.telkomsel.com
  • Network type : IPv4
  • Phone IP Address : Automatic
  • DNS Address : Automatic
  • Proxy serv. address : 10.1.89.150
  • Proxy port number: 8000

Setting GPRS / MMS Kartu 3 (three)

Setting GPRS

  • Data Bearer : GPRS
  • Access point name : 3gprs
  • User name : 3gprs
  • Password : 3gprs
  • Home : http://wap.three.co.id
  • Phone IP Address : Automatic
  • Proxy Server Address : 10.4.0.10
  • Proxy port number :3128

Setting MMS

  • Connection name : 3mms
  • Data bearer : GPRS
  • Access point name :3mms
  • User name: 3mms
  • Prompt Password  : No
  • Password  : 3mms
  • Authentication : Normal
  • Gateway IP address : 0.0.0.0
  • Homepage : http://mms.three.co.id
  • Phone IP address  : Automatic
  • Primary name server: 0.0.0.0
  • Secondary name server: 0.0.0.0
  • Proxy server address : 10.4.0.10
  • Proxy port number : 3128

Setting GPRS / MMS Kartu Axis

Setting GPRS

  • Connection Name : AXIS
  • Data Bearer :  GPRS atau PS
  • Access Point Name (APN) : AXIS
  • Username : axis
  • Prompt Password  : No
  • Password : 123456
  • Authentication  : Normal
  • Gateway/Proxy IP Address : 10.8.3.8
  • Gateway/Proxy Port : 9201 atau 8080
  • Homepage : http://wap.axisworld.co.id
  • Connection Security : Off
  • Session Mode: Permanent

Setting MMS

  • Connection Name :  AXISmms
  • Data Bearer :  GPRS atau PS
  • Access Point Name (APN) ; AXISmms
  • Username : axis
  • Prompt Password :  No
  • Password : 123456
  • Authentication ; Normal
  • Gateway/Proxy IP Address : 10.8.3.8
  • Gateway/Proxy Port : 9201 atau 8080
  • Homepage : http://mmsc.AXIS
  • Connection Security :  Off
  • Session Mode : Permanent
Categories: ANEKA INFORMASI, TEHNIK INFORMATIKA, TERBAIK | Tags: , | Tinggalkan komentar

Kisah menarik tentang sebuah Taubat


Pada zaman dahulu, ada seorang lelaki yang telah membunuh 99 orang. Dia ingin menjumpai pendeta untuk meminta fatwa supaya dia dapat bertaubat dari dosanya. Ketika bertemu dengannya, dia pun menerangkan bahwa dia telah membunuh 99 orang dan bertanya padanya apakah dia masih mempunyai peluang untuk bertaubat. Pendeta dengan tegas mengatakan dia tidak bisa bertaubat karena dosanya terlalu banyak. Lelaki itu mejadi marah dan langsung membunuh pendeta itu, menjadikannya mangsa yang ke seratus.

Dia masih ingin bertaubat dan terus mencari kalau-kalau ada ulama yang bisa membantunya. Akhirnya dia berjumpa dengan seorang ulama. Dia menceritakan bahwa dia telah membunuh seratus orang dan bertanya apakah Allah masih menerima taubatnya. Ulama itu menerangkan dia masih mempunyai harapan untuk bertaubat. Seterusnya dia menyuruh lelaki itu pergi ke sebuah negeri di mana terdapat sekumpulan ‘abid (orang beribadat). Apabila sampai di sana nanti, ulama itu menyuruhnya tinggal di sana dan beribadat bersama mereka. Ulama itu melarangnya pulang ke negeri asalnya yang penuh dengan kemaksiatan.

Lelaki itu mengucapkan terima kasih lalu pergi menuju negeri yang diterangkan oleh ulama tadi. Baru saja sampai setengah perjalanan, dia jatuh sakit lalu meninggal dunia.

Ketika itu terjadilah perdebatan antara dua malaikat, yaitu Malaikat Rahmat dan Malaikat Azab. Malaikat Rahmat ingin membawa roh lelaki itu ke syurga karena pendapat dia adalah orang tersebut adalah baik lantaran niatnya untuk bertaubat, sementara Malaikat Azab mengatakan dia mati dalam keadaan su’ul khatimah karena dia telah membunuh seratus orang dan masih belum mempunyai amal kebajikan sedikitpun. Mereka saling berebutan dan tidak dapat memutuskan keadaan lelaki itu.

Allah kemudian mengantar seorang malaikat lain berupa manusia untuk mengadili perdebatan mereka berdua. Dia menyuruh malaikat itu mengukur jarak tempat kejadian itu dengan kedua-dua tempat, adakah tempat kejadian itu lebih dekat dengan tempat kebajikan yang akan dituju atau lebih dekat dengan tempat asalnya yang buruk?. Sekiranya jaraknya lebih dekat dengan tempat kebajikan, dia milik Malaikat Rahmat. Sebaliknya apabila jaraknya lebih dekat dengan tempat asalnya, dia milik Malaikat Azab. Setelah diukur, didapati jarak ke negeri kebajikan melebihi ukuran sejengkal saja. Lalu roh lelaki itu terus diambil oleh Malaikat Rahmat. Lelaki itu akhirnya mendapat pengampunan Allah.

Setiap manusia pasti tidak luput dari dosa dan kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Karena itulah kita disyariatkan untuk selalu memohon ampunan kepada Allah, dan segera bertobat bila melakukan kesalahan. Allah berfirman,
“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.” (Al-Baqarah: 222)

Demikianlah, Allah membukakan pintu ampunan dengan seluas-luasnya bagi seluruh orang yang berdosa dan melakukan kesalahan. Meskipun dosa mereka setinggi langit sekalipun. Sebagaimana sabda Rasulullah, “Jika kalian melakukan kesalahan-kesalahan (dosa) hingga kesalahan kalian itu sampai ke langit, kemudian kalian bertobat, niscaya Allah akan memberikan tobat kepada kalian.” (Riwayat Ibnu Majah)

Oleh karenanya, dengan kehadiran bulan suci Ramadhan, menjadi momen tepat untuk memperbanyak taubat. Pada bulan penuh berkah ini, merupakan kafarat terhadap dosa-dosa sampai Ramadhan berikutnya sepanjang dosa-dosa yang terjadi antara waktu shalat fardhu dan dari Jumat ke Jumat berikutnya.

Categories: PESAN-PESAN DUNIA, TERBAIK | Tinggalkan komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.