TNI AL KOPASKA (KOMANDO PASUKAN KATAK)


TNI AL – KOPASKA

https://navy102.wordpress.com/2010/01/17/astaga-com-lifestyle-on-the-net/

Kopaska (Komando Pasukan Katak) adalah Satuan pasukan khusus matra laut ini dikenal sebagai “Navy Seal” nya Indonesia.Yang bermarkas di Armada timur(Armatim). Memang di tinjau dari aspek kelahirannya, KOPASKA sangat terkait dengan U.S. NAVY Seal. Tiga orang prajurit ALRI di masa orla (1961) diberangkatkan ke depo – depo pendidikan US NAVY guna mendalami tehnik peperangan laut khusus yaitu selam tempur, UDT (Underwater Demolition Team), infiltrasi lewat laut dan pengamatan pantai. Kopaska dibentuk mendesak dan mendadak akibat akan dilaksanakannya operasi trikora untuk merebut Irian Barat dari tangan Belanda. Panglima AL R.E Martadinata saat itu memutuskan untuk membentuk pasukan khusus aspek laut (atas perintah Bung Karno) untuk memperlancar terlaksananya misi yang bisa terbilang “mission impossible” bagi kekuatan ALRI yang saat itu sebenarnya belum siap untuk melaksanakan perintah tersebut. Manusia katak yang lazim disebut “Frogmen” ini berkualifikasi 4 media yaitu darat, laut dan udara serta bawah air. Kemampuan bawah air inilah “kesaktian utama” para manusia katak tempur di seluruh dunia. Sesuai namanya Kopaska adalah “biang” nya segala metode pertempuran yang berbau “air”. Semua pasukan khusus AD, AU dan AL yang mendalami ilmu tempur bawah air pasti akan berurusan dengan satuan elit AL berbaret biru tua ini. Bagaimana tidak? Pengalaman panjang puluhan tahun menempa para prajurit terbaik AL ini menjadi pasukan tangguh yang dipercaya menjalankan misi penting dalam operasi tempur yang dilaksanakan ABRI / TNI. Letjen TNI Ryamizard (Pangkostrad saat itu) mempercayakan pendidikan intelijen aspek laut untuk calon anggota Ton Tai Pur kepada KOPASKA. Tak tanggung – tanggung instruktur KOPASKA yang diturunkan adalah mereka yang telah berkualifikasi setara US NAVY SEAL.

Kopaska diresmikan Presiden Sukarno pada tanggal 31 Maret 1962. Saat itu didemostrasikan kemampuan UDT dan pembersihan ranjau di depan presiden di dermaga ujung Surabaya. Bung Karno nampak puas dengan kemampuan Kopaska itu. Padahal sesungguhnya, komposisi prajurit pasukan katak sebagai satuan tempur belum sempurna. Masih kurang beberapa puluh personel lagi mencapai jumlah personel yang cukup untuk melaksanakan perintah operasi yang dibebankan pada Kopaska.

Maka dari itu Kopaska saat itu mendidik pasukan hingga 3 angkatan yaitu : angkatan I adalah calon korps pelatih pasukan katak. Angkatan II sebagai anggota unit tempur yang diambil dari anggota ALRI yang minimal 2 tahun pernah bertugas di kapal perang. Dan Angkatan III adalah 3 peleton anggota RPKAD yang dilatih menjadi “frogmen”.

HIRARKI

Komando Pasukan Katak adalah pasukan khusus berkualifikasi komando dan ke –paska – an yang menempati hirarki tertinggi dalam lingkungan kombatan di TNI – AL bersama dengan “saudara” nya yaitu Yon Taifib di Korps Marinir. Hal ini dikarenakan untuk menjadi anggota pasukan katak harus mempunyai kemampuan diatas rata – rata Dan bisa bergerak secara individual. TNI – AL tidak main – main dalam merekrut para prajurit baru di satuan elit berbaret biru tua ini. Standart yang tinggi, pengalaman bertugas di KRI dan IQ diatas rata – rata adalah syarat mutlak seorang prajurit KOPASKA. Kopaska juga bergerak atas perintah langsung Panglima TNI.

STRUKTUR ORGANISASI
Satuan Pasukan Katak Armada Barat
Detasemen 1 Anti Teror
Detasemen 2 Operasi Khusus
Detasemen 3 SAR dan Combat Salvage
Detasemen 4 EOD
Detasemen 5 UDT

Detasemen 6 Special Boat Unit

Satuan Pasukan Katak Armada Timur
Detasemen 1 Anti Teror
Detasemen 2 Operasi Khusus
Detasemen 3 SAR dan Combat Salvage
Detasemen 4 EOD
Detasemen 5 UDT
Detasemen 6 Special Boat Unit


Satuan Kopaska saat ini bernaung di bawah Komando Armada (Barat dan Timur). Masing – masing dipimpin oleh seorang Kolonel/Letkol senior dari berbagai korps dalam TNI AL yang duluya juga pernah menempuh pendidikan Kopaska. Wakil Danpaska adalah Letkol dan detasemen dibawahnya dipimpin oleh seorang Mayor atau Kapten. Diharapkan untuk masa yang akan datang Kopaska mempunyai satu orang komandan pusat SATPASKA berpangkat Laksamana Pertama. Dengan adanya sistem terpusat seperti itu maka terciptalah satu komando pusat sehingga terciptalah keselarasan dan kebijakan mengenai latihan, persenjataan, peralatan yang ter integrasi antara satpaska yang bertempat di Armatim dan Armabar. Kopaska juga akan resmi menyandang gelar pasukan komando. Dansatpaska TNI – AL bisa juga memproteksi anggotanya dari tekanan dan kepentingan pihak luar atau para petinggi TNI / TNI – AL yang tidak sesuai dengan karakter dan tupoksi pasukannya. Seperti sekarang, anggota Kopaska juga ada yang tergabung dalam Den Jaka Korps Marinir. Hal ini sempat menjadi Kontroversi dan polemik tersendiri antara petinggi Korps Marinir dan petinggi TNI – AL mantan Kopaska. Karena mereka adalah 2 pasukan dengan 2 karakter, kultur dan tradisi yang berbeda. Walaupun keahlian tempur bisalah dikatakan hampir sama. Toh, secara gampang orang awam akan berpikir “katak itu juga kan amfibi” karena Taifib juga bisa melakukan UDT,Reconnaissance di wilayah pantai yang akan didarati sampai memasang rambu untuk pendaratan seperti yang dilakukan Kopaska. Namun Taifib adalah bagian dari korps Marinir dan apa yang dilakukan Taifib secara keseluruhan adalah hanya untuk kelancaran operasi amfibi pasukan marinir. Berbeda dengan Kopaska yang melaksanakan tugas Special Naval Warfare secara utuh untuk kepentingan TNI AL dan TNI. Pertanyaan kian memuncak kala itu karena faktanya satuan masing – masing (Kopaska dan Taifib) telah punya unit penanggulangan teror. Jadi untuk apa disatukan dalam Detasemen Jala Mengkara? Apakah agar supaya lebih terlihat sangar, keren dan fenomenal? Seperti saudara tuanya di SAT 81 Gultor? Tapi, harap diingat kalau Anggota SAT 81 Gultor adalah murni anggota Kopassus semuanya dan bukan campuran dari satuan khusus matra darat lainnya seperti Raider dan Ton Tai Pur. Sebab rasanya baru kali kita dengar Marinir dan Kopaska bergabung dalam satu kesatuan selain dalam Paspampres. Dan seharusnya, kalau memang nyatanya Den Jaka ber anggota campuran Taifib Marinir dan Kopaska maka akan lebih tepat kalau jalur komando atas pasukan itu berada langsung dibawah KSAL dengan nama DEN JAKA TNI – AL. Bukan dibawah KORPS MARINIR seperti sekarang.

SISTEM REKRUITMEN
Hanya prajurit matra laut yang mempunyai standart diatas rata – rata dan kemampuan fisik prima yang dapat menjadi anggota Kopaska. Dan di lingkungan matra laut terdapat fakta hanya segelintir prajurit yang mampu bertahan dan lulus dari pendidikan pasukan katak di Sepaskal KODIKAL Surabaya ini. Sedikitnya calon yang lulus dalam pendidikan ini menandakan bahwa TNI – AL tidak sembarangan merekrut prajurit Kopaska. Karena tugas yang diemban Kopaska bisa dikatakan sangat berat dan mencakup wahana empat media (darat, laut, udara dan bawah air) sesuai kodratnya sebagai pasukan amfibi. Persyaratan Calon Prajurit Kopaska :
Anggota TNI AL (Non anggota Korps Marinir)
Berdinas minimum 2 thn di KRI / Kapal Perang RI
Lulus Kesamaptaan (standart pasukan khusus TNI)
Lulus Tes Berenang (militer, gaya katak dan gaya bebas)
Lulus Tes Ketahanan Air
Lulus Psikotest khusus
Lulus Wawancara dan Secara sadar mengikuti tes dan pendidikan tanpa paksaan siapapun
Mempunyai wawasan luas baik militer atau umum dan kemampuan mengoperasikan peralatan tempur dan senjata dengan baik
Setelah lulus penyaringan dan mendapat perintah untuk menempuh dikbrevet paska, maka calon diberangkatkan ke Sepaskal Kodikal TNI AL Surabaya. Disana tes terakhir mencakup keseluruhan materi tes bagi para calon. Yang tidak lulus akan dikembalikan ke satuan asalnya.

PENDIDIKAN KOPASKA
Pendidikan Kopaska memakan waktu hampir 10 bulan terbagi atas beberapa tahap yang meliputi teori dan praktek lapangan baik di darat dan laut. Materi pendidikan Kopaska terdiri atas :
Akademik Paska
Kepaskaan
Dik Komando (telah melaksanakan sendiri, sebelumnya bergabung dengan Marinir)
Terjun (Static dan AFF). Setelah melaksanakan terjun dasar mendarat di darat selanjutnya adalah spesialisasi kemampuan terjun ( statik & free fall) untuk mendarat di rig-rig lepas pantai dan laut.
Inteligen Tempur
Sabotase dan kontra sabotase
Demolisi bawah air
Latihan pemantapan (berganda)
Pendidikan Komando Kopaska sebenarnya berkiblat pada metode pendidikan Komando Kopassus dan telah dilaksanakan sendiri oleh Kopaska. Sampai saat ini biasanya ada pelatih dari Batujajar yang datang bertandang atau diundang untuk melatih di Kopaska. Hal terkait dengan sejarah dimana anggota awal Kopaska (angkatan III) adalah 3 peleton anggota RPKAD pada tahun 60-an ketika Operasi Trikora didengungkan. Para Kopaska “dadakan” inilah yang akan menjebol lambung kapal induk Belanda Karel Doorman dengan menggunakan Torpedo Berjiwa. Mereka kembali ke RPKAD pada tahun 1964. Berkaca dari kesuksesan tersebut para calon anggota Kopaska diharuskan menempuh pendidikan Komando di Batujajar sebelum menempuh kualifikasi Paska. Sebenarnya bukan itu masalahnya. Yang diperlukan adalah skill individual dan standart diatas rata – rata yang dituntut Kopaska tidak terpenuhi lewat pendidikan komando marinir. Mungkin sedari awal Kopaska merasakan ketidak sesuaian antara doktrin Marinir dengan doktrin Kopaska pada pendidikan Komando ala Marinir ini karena diperuntukkkan untuk pasukan reguler yang berskala besar dan hanya ditempuh 2 bulan saja di PUSLATPUR MARINIR Karang Tekok Situbondo. Pendidikan Komando ala Marinir tak beda dengan pendidikan kecabangan Infanteri pada TNI – AD. Sangat berbeda sekali dengan pelatihan komando Kopassus Batujajar yang sangat “terasa” special force – nya dengan metode yang 100 % menggerakkan unit kecil setingkat regu atau individu. Tidak ada istilah bertempur dengan ukuran lebih besar dari ukuran peleton di Kopassus. Maka dari itu standard diatas rata – rata harus dilekatkan dengan prajurit baret merah ini. Namun di masa itu, Kopaska tak bisa bergerak karena KSAL sepertinya tidak menanggapi opsi keberatan para manusia katak ini. Hingga pada akhirnya mereka akhirnya bisa mengadakan pendidikan komando secara mandiri.
Pendidikan Kopaska diawali dengan indoktrinasi dan gemblengan fisik yang membuat lelah luar biasa terutama otot kaki. Maklum kesaktian utama pasukan katak adalah menyelam dan bertempur dibawah air. Masa latihan pertama selama 1,5 bulan itu diakhiri dengan “Hell Week” yang sangat menguras tenaga karena para siswa baik Pa, Ba dan Ta digojlok sama standard pasukan khusus. Mereka selalu dikejutkan dengan kegiatan tiba – tiba dan tak terduga. Seperti renang laut di tengah malam, senam perahu karet, dayung, tidur sebentar lantas 10 menit kemudian para siswa disuruh melakukan halang rintang, push up dan pull up atau digebuki oleh para pelatih untuk melatih mental serta ujian lisan tentang teori yang telah diberikan. Itu hanya untuk membuktikan bahwa seseorang bisa berpikir 10 kali lipat dalam keadaan terdesak dan tantangannya adalah bagaimana caranya bisa berpikir seperti itu secara sadar dan tidak gegabah. Karena itulah hakikat sebuah pasukan khusus yang bisa menyelesaikan misinya dengan cepat, tuntas dan rapi. Fase selanjutnya adalah pembinaan kelas selama 2,5 bulan plus sebulan praktek. Teori yang didapat antara lain adalah : pengintaian pantai, demolisi dan sabotase. Daerah latihan Kopaska pada ini adalah seputar pantai wilayah gresik atau pantai di daerah Puslatpur Marinir Karang Tekok Situbondo. Tapi jangan kira walaupun pembinaan kelas, para siswa tetap diwajibkan lari dan berenang baik dalam kolam maupun laut.
Tahap berikutnya adalah materi pendidikan komando. Pada tahap inilah para calon pasukan katak dihadapkan pada materi perang darat dan unconventional warfare pada beberapa sub materi yaitu : Perang Hutan, Perang Jarak Dekat, Navigasi, Sea and Jungle Survival, Baca peta, pengenalan berbagai senjata api, daki serbu, mounteenering, Combat SAR dan intelijen tempur serta beladiri tangan kosong. Pasukan Katak menggunakan regu berjumlah 7 personel dalam setiap aksinya namun jangan salah, mereka dilatih juga secara individual untuk sabotase dan penyusupan yang memang tidak bisa dilaksanakan keroyokan. Biasanya ada pelatih dari Kopassus yang ikut melatih di tahap ini untuk menjaga kualitas lulusan. Materi Komando Kopaska dijalani selama 4 bulan dengan pemadatan dan penyesuaian materi sesuai keperluan Kopaska. Disini juga terdapat materi pelolosan dan Kamp tawanan yang membikin bulu kuduk merinding karena sangat brutal dan tak kenal ampun. Sapabila tak punya mental baj, siksaan fisik bertubi – tubi dari pelatih yang berperan sebagai musuh apabila si siswa tertangkap…cukuplah membuat si calon Kopaska mundur dari pendidikan karena cidera atau stress.
Lulus dari tahap komando, selanjutnya siswa Kopaska dikirim ke sekolah para untuk mempelajari dasar terjun payung militer. Pendidikan ini bisa ditempuh di Sekolah Para Korps Marinir Gunung Sari Surabaya. Bisa juga di tempuh di Sekolah Para Pusdik Kopassus Batu Jajar Bandung atau Sekolah Para TNI AU di WING III Diklat Paskhas AU Lanud Sulaiman Bandung. Namun biasanya pendidikan sering dilakukan di Sekolah Para Korps Marinir dengan alasan efisiensi biaya. Dalam latihan ini para calon di latih selama 3 minggu yang meliputi : Ground Training (mengenal parasut, melipat dan memperbaiki, cara pendaratan yang benar dan latihan loncat dari menara 34 kaki), Latihan loncat dari menara 250 kaki, dan 1 minggu praktek (3 kali terjun tanpa perlengkapan, 1 kali terjun siang full gear dan 1 kali terjun malam full gear). Setelah lulus mereka berhak mendapat brevet para dasar (non marinir) yang biasanya disematkan di kantong sebelah kiri PDH / PDL. Mereka terjun dengan pesawat Cassa milik PUSPENERBAL (Pusat Penerbangan Angkatan Laut) di Lanudal Juanda Surabaya. Sebenarnya apa yang dipelajari di sekolah para di masing – masing angkatan untuk rating para dasar adalah sama. Hanya saja karena Sekolah Para terdapat di tiap angkatan, maka brevet para dasar , lanjutan atau free fall yang berbeda beda bentuknya di tiap angkatan. Uniknya, brevet para dasar TNI AD adalah sama bentuknya dengan “Gold Wing” nya U.S. NAVY / U.S. MARINES. Gold Wing adalah brevet para lanjutan untuk prajurit U.S. NAVY atau U.S. MARINES yang lulus sekolah terjun bebas dan dengan tehnik HALO / HAHO. Karena sekolah para dasar (Airborne School) di jajaran Angkatan Bersenjata Amerika Serikat cuma 1 yaitu Fort Benning. Tepatnya di markas besar U.S. Army Ranger. Disinilah seluruh personel AB Amerika menempuh rating para dasar dari semua angkatan. Pasukan Katak juga punya ilmu tambahan yaitu terjun laut dengan perlengkapan khusus baik dari pesawat dan heli yang dinamai water jump.
Tahap berikutnya adalah sabotase, kontra sabotase dan intelijen tempur. Materi yang menekankan pada konsep “blue jins soldier” ini dilakukan selama 2 bulan sebagai lanjutan materi serupa yang telah mereka terima pada tahap Komando. Mereka harus bisa mendata, mencari tau berapa komposisi jumlah musuh, kapan saat lengah, demografi, menggalang simpatisan, dan waktu yang tepat untuk operasi raid. Yang pasti tanpa tidak diketahui musuh. Walaupun kelihatannya sederhana namun sesungguhnya apabila si calon tidak menguasai benar ilmu yang telah didapat sebelumnya, maka dipastikan dalam tahap ini akan menemui kesulitan dan gugur karena setiap personel melakukan tugasnya sendiri – sendiri.
Tahap terakhir dari pendidikan Kopaska adalah pendidikan Underwater Demolition Team (UDT). Inilah kesaktian pamungkas sekaligus ciri khas pasukan katak di seluruh dunia. Tehnik menjinakkan ranjau, patroli pantai, renang rintis, penyelaman laut dalam, selam dengan Scuba Close Circuit, sabotase kapal musuh dengan torpedo berjiwa, dan raid dalam laut dipelajari disini. Karena pendidikan ini adalah bagian akhir dari dikma brevet paska, pelatih mengadakan latihan berganda yang mencakup keseluruhan materi yang pernah diberikan pada juga tahap ini. Latihan ini sering mengambil tempat di Puslatpur Marinir Grati Pasuruan sebab pada waktu yang sama, Puslatpur Marinir di Karang Tekok biasanya sedang mengadakan pendidikan bagi calon Marinir baru untuk mendapatkan brevet Komando Hutan selama 2 bulan. Akhir dari pendidikan Kopaska yang hampir 1 tahun itu ditandai dengan digelarnya operasi amfibi khusus, demo UDT, Infiltrasi, raid amfibi dan keahlian lain yang dimiliki pasukan katak TNI – AL ini didepan para petinggi TNI AL.
Pasukan Katak “muda” ini berhak atas baret biru Kopaska, Brevet Manusia Katak, Brevet Para Dasar (bentuk brevet disesuaikan dengan dimana mereka menempuh sekolah para dasar), brevet menembak TNI – AL, Brevet Selam TNI AL, Brevet renang selat dan brevet lainnya yang berhak mereka kenakan di dalam dinas. Juga PDL loreng baru Kopaska. Sebagai awal, mereka akan ditempatkan di detasemen latih yang ada di Armabar dan Armatim selama setahun. Untuk selanjutnya bisa menempuh pendidikan spesialisasi (master/tingkat madya) di bidang masing – masing minimal setelah 2 – 3 tahun bertugas di Kopaska. Biasanya walaupun bukan merupakan sebuah korps, para frogmens ini menyisipkan kata “Katak” sebagai gelar kecabangan / keahlian pada pangkatnya misal : Sertu (Katak) Ali Mahmud.


FUNGSI ASASI KOPASKA
1. TUGAS DALAM OPERASI AMPHIBI
· Beach Recconaisance
· Post Reconnaisance
· Beach Clearing
· Lead and put Beach shore navigation
2. OPERASI KHUSUS
· Sabotase / Anti Sabotase
· Clandestein
· Salvage Combat
· Mine Clearance Ops
· Send and Pick up agent
3. OPS TAMBAHAN
· PAM VIP VVIP & Vital Obj
· Underwater Survey
· SAR
· Factual Information Gathering

RENTANG PENUGASAN
Rentang penugasan Kopaska cukup panjang. Dimulai dari tahun 1962 sejak berdiri, Agenda penugasan Kopaska terbilang padat. Mulai operasi infiltrasi, sabotase, pengamanan KRI, operasi tempur bawah air dan mempersiapkan daerah pendaratan, hingga menjebol kapal induk Belanda Karel Doorman dengan torpedo berjiwa. Bahkan segelintir pasukan katak “jemput bola” di terusan Suez dan terusan Panama untuk menghancurkan Karel Doorman. Dimasa Dwikora, Kopaska ditugasi menyusup ke Singapura untuk menghancurkan beberapa target penting. Bahkan operasi pembersihan ranjau yang harus dilakoni Kopaska adalah dari Sabang sampai Sulawesi.
Itu masa Orla, di masa Orba lain lagi ceritanya. Kopaska didaulat merintis sebuah pasukan sejenis untuk negara yang dulu adalah “TO” nya TNI. Yaitu Malaysia. Pasuka ini dinamai Pasukan Khas Laut (PASKAL TLDM). Kopaska juga bertugas sebagai bagian dari kontingen Garuda. Dalam operasi Seroja, Anggota Kopaska dan Intelijen Kopassus yang tergabung dalam 1 detasemen menyelinap di garis belakang lawan mulai tahun 1973 mencari data, informasi dan menggalang massa serta membangun jaringan intelijen. Mungkin nama Kopaska jarang dikenal karena memang jarang sekali terlibat kontak senjata terbuka dengan musuh. Kerahasiaan mereka dipegang teguh dalam setiap aksinya. Kopaska aktif dalam setiap latihan gabungan ABRI / TNI dan menjalankan fungsi asasinya secara konsisten walaupun dengan keterbatasan alutsista. Peningkatan skill individu tetap dilaksanakan.
Kopaska sering diserahi tugas mendidik pasukan khusus lain dalam TNI mengenai ilmu tempur khusus kelautan. Pasukan khusus berskala peleton yang dilatih Kopaska adalah Ton Tai Pur KOSTRAD dan unit khusus penanggulangan teror Paspampres. Untuk Paspampres biasanya yang diajarkan adalah materi pengamanan bawah air. Ketika berlatih bersama U.S. Navy Seal, Kopaska dan tim dari pasukan khusus TNI lainnya mengeruk ilmu sebanyak – banyaknya. Tentang ilmu Naval Special Warfare ataupun lainnya. Medan yang digunakan bisa di daerah latihan Satpaska Armabar atau Armatim. Inovasi dan kemampuan Kopaska semakin ter asah dengan baik.
Dalam operasi pemulihan keamanan di NAD, Kopaska termasuk pasukan yang menyusup pertama kali untuk mengamati daerah pantai, menyiapkan rambu pantai, menyiapkan daerah pendaratan dan mengumpulkan data intelijen. Karena mereka selalu bergerak dalam unit kecil, maka jarang sekali nama Kopaska terdengar pada berita yang ada di media cetak maupun televisi. Penyerbuan basis GAM di P. Nasi tanpa korban di pihak TNI sesungguhnya adalah buah kesuksesan Kopaska dari pengamatan ber bulan bulan. Dikabarkan bahwa P. Nasi yang tempatnya berada I sebelah utara NAD adalah penyimpanan senjata selundupan GAM. Kopaska, Taifib Marinir dan Kopassus langsung menyerbu pulau itu dikala GAM tengah lengah. Hasilnya, memang ada gudang penyimpanan senjata selundupan yang digunakan AGAM untuk merongrong NKRI dan masyarakat. Senjata ini biasanya langsung dikirim dari Swedia sebagai basis GAM diluar negeri.


DETASEMEN ANTI TEROR KOPASKA
Kopaska baik di Satpaska Armatim maupun Armabar masing – masing mempunyai 1 detasemen berkualifikasi anti teror / penanggulangan teror yang khusus ditugasi untuk memberangus para teroris terutama di lautan, bajak laut yang membajak kapal niaga, ring lepas pantai dan pulau – pulau di tengah laut yang memiliki objek vital dan operasi khusus sesuai perintah Panglima TNI. Untuk menjadi anggota Detasemen Khusus ini seorang anggota Kopaska harus sudah berdinas minimal 3 tahun, minimal sekali bertugas tempur dan mempunyai minimal 3 keahlian spesialisasi tingkat II (muda) di bidang menembak, selam, terjun payung dan kelautan. Pendidikan anti teror Kopaska armatim dan Armabar dijadikan satu. Khusus mendalami materi perang darat, CQB, persenjataan dan lintas udara mereka bisa pula dikirim ke Sepursus Pusdik Passus. Sedang mendalami kemampuan tempur yang berbau “air asin” yang memang “khas” nya Kopaska, personel pilihan ini dididik di SEPASKAL dengan materi pendalaman selam tempur, renang dengan tangan dan kaki terikat sejauh 3 km, intelijen, sabotase dan CQB di kapal, kilang minyak lepas pantai, Water Jump, operasi raid di rawa, laut, sungai dan pantai plus metode dan tehnik pengamanan VIP / VVIP. Pendidikan selama 5 bulan itu ditutup dengan ujian final terhadap semua materi yang telah diberikan dan penyematan brevet anti teror TNI AL oleh KSAL atau yang mewakili. Dalam perkembangannya, Korps Marinir mengembangkan unit serupa yang dinamai Detasemen Jala Mengkara yang memasukkan personel Kopaska sebagai salah satu unsurnya disamping personel Intai Amfibi Marinir. Pendidikan calon anggota Den Jaka dikenal dengan PTAL (Penanggulangan Teror Aspek Laut) yang dijalani selama 6 bulan. Biasanya personel Kopaska yang tergabung dalam unit anti teror memakai brevet Naval Special Warfare yang sama persis bentuknya dengan brevet US Navy Seals. Kopaska juga berlatih dengan tim Seal dari AL Singapura dan berkesempatan untuk mencoba senapan serbu AB Singapura terbaru yaitu : SAR 21
Kopaska baru – baru ini mengembangkan modifikasi tehnologi torpedo berjiwa (yang disebut KTBA : Kendaraan Tempur Bawah Air) yang digunakan untuk menjebol lambung kapal perang musuh yang diluncurkan dari kapal selam. Dengan kombinasi Sea Raider dan manusia katak tempur berkualifikasi lengkap, maka tidak ada lagi rintangan yang tidak bisa dilewati. Baret Kopaska diganti dari biru tua menjadi merah bara. Sejak 30 April 2007

Penasaran??? Klik disini

About these ads
Categories: MILITER | Tags: , , , , | 56 Komentar

Navigasi tulisan

56 gagasan untuk “TNI AL KOPASKA (KOMANDO PASUKAN KATAK)

  1. wah kalo gitu kopaska lebih tangguh dari pada kopassus….kopaska dilatih hampir 1 tahun klo kopassus cm 7 bulan…..semangat kopaska

  2. Joko

    coachnya aj dr kopassus…ya gak mungkin murid bisa ngalahin guru…he..he…
    Btw Jayalah selalu TNI…

  3. agoes 10'01

    yang penting harus tetap menjaga profesionalisme dan ketangguhan

  4. Banyu Aji

    pokoke paska gak ada tandingane loh pasukan paling sakti gitu

  5. BTW, sekedar mengingatkan saja bukankah pasukan komando TNI yang dimiliki hanya ada dua yaitu Kopassus dan Korpaskhas? masalah kualifikasi mungkin saja Kopaska berkualifikasi Komando akan tetapi dalam strata TNI nampaknya belum deh kalu masuk dala daftar pasukan komando. Akus ering banget kok baca2 buku tentang TNI. aku bukan seorang TNI tetapi sangat seneng banget tau tentang TNI…gak taku tuh sodaranya yang notabene pasukan parako marah@ gara2 kopaska memberanikan diri nyebut sebagai pasukan komando..salam

  6. kamu itu kurang pengetahuan pasukan elit itu 3 angkatan kopasus itu ngk ada apa2nya dibandingkan kopaska krn kopaska komandonya komando,latihannya aja bareng US NAVY SEAL amerika….Artinya kopasus kalah donk m kopaska”jaya kopaskaTNI AL”

    • jayeng

      gini bro, awal sejarahnya memang RPKAD sempat dilatih juga menjadi frogmen oleh kopaska guna menjebol kareldoorman,ada sekitar 30 orang RPKAD waktu itu namun di tengah-tengah pendidikan para RPKAD ini meminta agar mereka dikembalikan ke kesatuannya saja, mereka urung mengikuti latihan konon dikarenakan mereka gak sanggup dengan porsi latihan yang terlalu berat dan brutal!! coba deh kalian baca buku prajurit hantu, gw punya koleksinya. fakta inipun juga dikuatkan oleh bokap gw yang kebetulan anggota navy police military.

  7. minatokholil

    ceritanya bikin aku ngantuk euy!!!!
    coba tentara wanitanya yang dibahas…

  8. Jaya di Darat, Laut, Udara…
    NKRI Harga Mati.
    Salam Komando

  9. Lolids

    Kerreeenn nich blog, maju terus brow.

  10. Ngapain pada ribut… baiknya bantu negara ini dengan segenap jiwa,ragamu dan pikiranmu. jangan lupakan pengorbanan para pahlwan agar lu bisa nyenyak tidur sambil meluk isteri ato pacar lu. Klo gk bisa nyumbang senjata, sumbanglah dengan ide brilian ato penemuan baru yang bermanfaat.. lu akan jadi pahlawan. bukan tidak mungkin akan diangkat jd perwira dan dapat bintang jasa.

  11. harri muhamad fitriyadi

    saya bangga pada TNI, LANJUTKAN!! tapi bagaimana caranya bergabung dengan TNI??

  12. hufh..~

    bsA ndag yah..Jdii Tntara..??

  13. kodok 22

    siiip……

  14. asher

    komandoooooooooooooooo

  15. Wah top bgd deh paska kita
    waktu itu, gw juga p’nah daftar akmil tapi ga kterima
    waktu daftar akmil itu,gw dapet latsarmilnya ala kopaska di pd.dayung waktu itu yang nglatih gw serda purnomo,sama kopral arisman yang skarang beliau tugas di libanon
    Sorry ni ya crhat dikit
    waktu itu gw ma 4 tmn gw disuruh bokap ke pd dayung tuk latihan persiapan fisik dan mental gw buat persiapan nanti di asrama
    alhasil gw pun “nginep’ di pd.dayung selama 1 bulan
    dsana gw dapet pelatihan fisik yang lumayan berat
    tapi kta pelatih gw
    tu cuman biasa aj.yaialah mereka kan udah masuk klasifikasi pasukan khusus,wajar kalau fisik mreka tahan banting
    bnyak matei yang diajarkan disana,yang paling gw ingt mpe skarang pas gw ma kwan2 gw disuruh renang muterin dermaga depan penyelam al 3X,wah gila cape bgd mana mlm2 lagi.
    uda hbs sbulan gw dapet reward kaus paska
    yang klo gw [ake jln ga da yang brani nyenggol gw,bhkn pol pp pernah gw lipet di depan pom bensin cuman gara2 ga mo antri
    ad banyak tuh tmnnya,gw ga takut karna mnurut mreke yang ngaltih gw gw da lulus tes mental dasr mliter
    ok yhx
    jaya terus kopaska
    moga bisa jadi kiblat bagi para pasukan khusus di indonesia dan di dunia
    amien

  16. Gema A Putra

    tips lulus seleksi kopaska…

    bagaimana cara bertahan lama d air…

    tolong ksih tips nya…

    THX…

  17. cheru

    Jaya terus KOPASKA

  18. yuri fadhli

    saya mau jadi TNI gimana caranya

  19. yuri fadhli

    salam komando.

  20. Tedjho mbledush

    Tan Hana wighna tan Sirna

  21. TARGET

    klo jd kopaska lulusan SMA JURUSAN ips ga ya pak???

  22. Tedjho mbledush

    Hallo Kings…..Kings….Kings……

  23. Joe Lim

    Kopaska….Trully Dr. Jekyll & Mr. Hyde :(

  24. denari

    Kopaska pendidikannya special force tapi dalam penugasan keberhasilanya tidak sehebat yang dilakukan marinir, walaupun marinir hanya melaksanakan pendidikan komando yang tak beda dengan pendidikan kecabangan Infanteri pada TNI – AD. yang penting buktinya BRO..!!!

  25. Nggak usah mbandingin mana yang lebih tangguh.
    Yang pasti masing-masing punya keunggulan antara satu dengan yang lain, soalnya antara yang satu dengan yang lain memiliki spesifikasi masing-masing.
    Kopasus lebih spesifik di darat, paska lebih spesifik dilaut terlebih infiltrasi bawah air.
    Kalaupun masing-masing pihak memiliki kemampuan dari matra lain pastinya “sekedar” sebagai penyempurna dari kemampuan dimatra masing-masing.

    Apapun matra-nya, apapun komando-nya, apapun detasemen-nya.
    Satu yang pasti, mereka direkrut, dilatih dan ditugaskan hanya untuk menjaga dan membela keutuhan NKRI..!!

    Jayalah TNI.

  26. ika

    indonesia merdeka,jaya terus bangsa qt kunci sukses TNI..!maju terus bela nkri qt cayo…….

  27. agus

    masing2 angkatan punya pasukan kualifikasi khusus yang tentunya punya sejarah yang panjang seperti KKO AL dari TNI AL disebut juga pasukan yang mempunyai kualifikasi khusus sama halnya Kopassus TNI AD pada waktu itu RPKAD,nah dari sini seolah persaingan antar angkatan saling menonjolkan diri dan merasa berbeda dengan yang lain serta paling diakui untuk spesial KOMANDO nya,hal yang terpenting adalah pada saat perang didaerah Opersi itulah terlihat profesionalismenya didalam menjalankan tugas sebagai tentara, bukan yang ditunjukan namanya terima kasih

  28. soekarnoismLEFT

    skill individu okelah namun ALUTSISTA juga penting…marinir,taifib,kopaska dan denjaka mereka merupakan best of the best..skedar intermezzo ane punya pakde dari KKO (sebutan lawas marinir) pengalaman doi tugas di operasi merdeka 1958 (penumpasan PRRI/PERMESTA)dan TRIKORA tahun 1962..doi ikut pendidikan di okinawa jepang dilatih langsung ama US marine..jaman BUNG KARNO KKO termasuk yang paling militan bertempurnya apalagi yang namanya KIPAM (nama lawas taifib) kalo doi cerita ane seneng banget apalagi pas pertempuran, jaman BK marinir bukan hanya bertugas BEACH HEAD doang tapi tempur ampe ke pedaleman dan hutan2x (mmmm di aceh juga gitu seeh waktu lawan GAM) untuk alutsista ane pribadi rekomen sbb:
    1.banyakin IFV/AFV/APC amphibi baru max 100 unit, yang baru dateng kemaren BMP-3F plus akan dateng tahun ini 20 unit BMP-3M,LVTP-7 dari 10 bisa naih sisanya 25 unit ke kroya
    2.terus upgrade/modernisasi tank2x lawas,mengingat untuk saat ini kwantitas didahulukan daripada kwalitas… kek BTR-50 PK bisa dibuat varian rocket launcher (pake sisa2x BM-14/17) atau mortar carrier (120 mm),PT-76,AMX-10P marine/PAC 90
    3.artileri, tambah populasi RM-70 jadi max 30 an unit sukur2x bisa menghadirkan monster BM-30 SMERCH atau M-85 ORKAN untuk melengkapinya (10 unit an ane kira cukup),bisa juga dipertimbangkan ZTD-05 105 mm amphibious self propelled howitzer tank atau 2s31 VENA 120 mm self propelled mortar
    4.arhanud, marinir masih pake S-60 57 mm AA gun (?) ama M-1939 37 mm AA gun…bisa dilengkapi dengan SHORAD kek SA-7,SA-14 atau SA-18 pasang di jeep kek humvee 1 pod ada 4 rudal

    sekian dari ane nubi hina dina yang banyak maunya ini ;)

  29. benteng indonesia

    AD, pasukan elitnya kopassus
    AL, dari pelaut pasukan elitnya kopaska
    marinir pasukan elitnya taifib..
    AU, pasukan elitnya denbravo

    memang semua pasukan hebat tapi yang memebedakan hanya kualifikasi komandonya..

    paskhas itu pencabangan seperti marinir pelaut dan kostrad.

    yang membedakan pasukan kualifikasi “elit” dengan pasukan reguler adalah pasukan elit bergerak hanya satuan tidak berjumlah besar dan jelas sekali mereka tidak diketahui hasil operasinya karena sifatnya “rahasia”..

    ibarat makanan pasukan elit itu pakai special..

    tapi apapun kedudukannya, yang penting mereka tidak saling bertikai sendiri, NKRI harga mati, di darat laut udara kita jaya!

  30. Harri

    BLOGNYA KEREN..!!!!
    BRAVO TNI..
    NKRI HARGA MATI
    kalau saya diberi kesempatan oleh Tuhan untuk memilih,saya pilih menjadi prajurit TNI :) karena saya cinta negeri ini,dan tak mau harga diri bangsa ini di injak2,apalagi direbut..
    Jayalah TNI ku.. Bangsamu membanggakanmu..

  31. raden mas ngabei

    tong kosong berbunyi nyaring
    gmn bs disbut pasukan khusus…
    lah direkrutnya bkn dri prajurit yg mempunyai kualifikasi prajurit komando
    TTG…tata graha….tukang kebon
    TTU…tata usaha juru ketik
    TTB…tata boga…koki masak

    • oce

      jgn liat dari korpsnya,dan jgn menyepelekan orang bro….!krna kmu blm merasakan pendidikan dikopaska.kopaska itu pasukan paling lengkap ilmunya&orgnya pun ga sombong2 alias ga bnyak ngomong/ngecap ma org2.dia didarat,laut,udara,bwh permukaan air menguasai.bahkan diudara tidak cuma para statik tp sudah freefall smua.
      bahkan yg sy liat sndiri dilapangan prajurit yg bukan kopaska yg ilmunya cuma komando saja tidak menguasai ilmu yg lain(terjun statik)aplagi freefall. tpi bnyk ngember dluar,critanya sak taek ndayak,pdhl komandonya dilaksanakan grudukan,

    • andy

      COCOK………………………….KITA SEPENDAPAT bro…………….

  32. ervan

    q pngin gabung di kopassus kyaknya asyik & bisa membela bangsa dan negara.., jaya kopassus terutama S
    at-81 Gultor..,

  33. Ridwan

    hhaah… yang penting mw kopassus mw kopaska mw kopaskhas yang penting bisa ngalain tu nama nya paskal pasukan elit malaysia yg belagu banget…..,,,,pokonya lulus SMA aku mau jadi TNI-AD

  34. w ikut gabung ya (daftar) jadi kopaska.buat mencapai ambisi w,ambisi w menghancurkan israel.thaks….jangan menyerah tni,maju terus!!!!!!!!!!

  35. saran buat kopaska….agar tiap (semua) personil kopaska di bekali beladriri pernafasan khas indonesia…untuk menunjang fisik,sensor kepekaan panca indra,daya tahan tubuh..dan untuk intuisi serta penguasaan emosioanal

  36. kopsus

    lebih baik ilmu padi, Yang juara renang selat sunda dan juara nembak di kejuaraan ultah kopaska siapa bro? gw bicara fakta, jelaskan apa arti nya ini : http://www.suarasurabaya.net/v06/kelanakota/?id=bb6c234e9f35966217944bd9c2f51d5d201191559

  37. Yontaifib

    Apapun itu mereka semua adalah petarung yg relaberkorban untk negara dan.yg harus di kagumi keikhlas nya. jaya terus TNI.

  38. gerald

    Jangan ngaku komando kalau tugas tempur aja ngak berani.pindidikan komando cuma 2 bulan kopaska udah byk yg sakit n ngak kuat,apalagi setahun.yg perna tugas bareng n latihan bareng br bisa tahu keple nya pasukan komando kopaska.

    • andy

      COCOK bro………………….gua ngalami gerak bareng d aceh ngroweng melulu minta balek…………………………

  39. he…he…jalesyu bumyamke yayamahe…….dim laut dan di darat kita jaya…

  40. agoes

    jaya lah pasukan indonesia ,!
    majuterus
    rawe rawe rantas malang malang puntung

    jaglah kedaulatan NKRI sampai titik darah penghabisan

  41. udalah g usah beda-bedain komando skrng dah pda hebat, tni skrng dah kompak, trs ltihan komandoooooo

  42. gama

    mau nanya nie……apa yang dimaksud dengan “para komando”apakah pasukan dengan kemampuan parasut atau diluar komando yang ada(reguler)?terimakasih banyak

  43. Abi noval

    Bravo KOPASKA !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: