CINTA SEPAK BOLA INDONESIA


CINTA SEPAK BOLA INDONESIA

Belum saatnya Olah Raga Sepak Bola Indonesia menjadi Hiburan bagi masyarakat di Indonesia. Bukan apa-apa, saya sedih dengan situasi sepak bola Indonesia dan geram dengan banyaknya tawuran ketimbang prestasinya.

Contoh , Peristiwa Kanjuruhan menandai apa yang disebut sebagai memuncaknya dekadensi sepakbola Indonesia. Sepakbola Indonesia sudah harus segera dibenahi di semua sektor, mulai dari organisasi PSSI, klub, hingga suporter. Banyaknya klub yang mengalami kesulitan keuangan menandakan bahwa sebenarnya Indonesia belum siap benar menggelar liga dalam arti profesional sesungguhnya. Belum lagi jika bicara sumber daya perangkat pertandingan dan suporter.

terakhir, seorang pendukung Persitara Jakarta Utara tewas usai mendukung timnya menjamu Pelita Jaya di Stadion Lebak Bulus, Sabtu (20/9) malam.

mungkin Saya bisa ngasih solusi untuk para pecinta Sepak Bola terutama Liga Indonesia:

– Pemain bermainlah dengan mencintai olahraga ini agar muncul keindahan-keindahan dari kemampuan anda, agar tidak punya pikiran mencederai lawan yang sama mencintai sepakbola.

– Pelatih, memberi ilmunya dengan cinta, melatih kemampuan pemain dengan penuh cinta, sehingga membuat tim bisa memberikan segala-galanya saat 2×45 menit.

– Pengurus, buatlah pemain nyaman dan merasa dicintai, bukan hanya saat menang tetapi juga saat kalah, buatlah pemain mencintai timnya, kostumnya, sepakbolanya.

– Wasit, bertindak dan bersikaplah sebagai pengadil yang memiliki rasa menyayangi pada pertandingan yang anda pimpin, cintailah pertandingan yang anda kendalikan, jangan sampai ternodai, jagalah pertandingan itu dengan penuh cinta, agar tidak terluka oleh kebijakan-kebijakan yang menyakitkan.

– Media yang juga berkepentingan, jadilah bagian luar sepakbola yang ikut menjaga dan merekatkan nilai sepakbolanya, karena peranannya menjadi begitu perlu dalam meletakkan bahasa-bahasa media sehingga melengkapi rasa cinta pada sepakbola, dari mata maupun telinga.

– Dan PSSI, hendaklah mengatur dengan tegas, profesional dan harus mempunyai tujuan untuk memajukan Persepakbolaan di Indonesia.


Sudah saatnya bagi PSSI/BLI, pengelola klub, pemain, pelatih, wasit, kawan-kawan suporter, kawan-kawan media untuk duduk di depan kaca dan bertanya jujur, sudahkah aku melindungi, menyayangi dan menjaga kecintaaan kita yang bernama sepakbola?

Categories: OLAH RAGA | Tags: , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: