11 Alasan Untuk Berkunjung Di Kota Malang


Hawa yang sejuk, suasana yang tenang, Malang memang terlihat sederhana. Namun siapa yang menyangka bahwa begitu banyak kekayaan yang tersimpan di dalamnya? Coba kita telusuri sedikit dari berbagai macam hal yang menarik di kota ini.

Wisata Kota
Setelah menginjakkan kaki di kota Malang, luangkan waktu beberapa saat untuk mengenal lebih dekat sekaligus merasakan denyut kehidupan kota ini. Untuk mengawali liburan Anda, ada beberapa lokasi di tengah kota yang bisa disusuri.

Salah satunya adalah Alun-Alun Malang. Berupa taman cantik dengan pohon beringin yang rindang di salah satu sudut. Saat siang hari, alun-alun yang terletak di Jl. Merdeka ini, menjadi tempat favorit warga Malang untuk sekadar bersantai.

Ada beberapa kursi taman yang tertata apik, dilengkapi air mancur dan puluhan ekor burung merpati yang beterbangan di sekitar Alun-Alun. Tak jauh dari tempat ini, Anda bisa menemukan Gereja Katedral yang sudah menjadi salah saat cagar budaya. Di kawasan ini juga terdapat bangunan peninggalan Belanda, yaitu Gedung Balaikota.

Poncokusumo, Pusatnya Apel


Selain Batu, kawasan Poncokusumo yang berada di kaki Semeru juga dikenal sebagai pusatnya apel di wilayah timur Malang. Walau belum menjadi tujuan wisata utama, namun Apel Manalagi yang dihasilkan di daerah ini, rasanya manis dan renyah.

Desa ini memiliki berhektar-hektar perkebunan apel dan hampir setiap hari selalu ada petani yang memanen buah apel. Para petani apel di sini pun tidak berkeberatan bila Anda ingin melihat proses pemanenan apel, termasuk membeli apel-apel segar yang baru saja dipetik dari pohon.

Coban Rondo, Wisata Lengkap
Wana Wisata Coban Rondo
Desa Pandesari, Kecamatan Pujon
Kabupaten Malang
Jawa Timur 65391

Wisata alam adalah salah satu daya tarik yang ditawarkan oleh Malang. Posisi geografisnya yang berada di dataran tinggi, memungkinkan Malang memiliki begitu banyak pesona alam.

Salah satunya adalah air terjun Coban Rondo yang mengalir dari kaki Gunung Kawi. Ratusan wisatawan yang berkunjung ke sini setiap tahunnya untuk melihat coban (air terjun) yang berada di ketinggian 1135 mdpl dengan ketinggian 84 meter.

Selain melihat air terjun, ada berbagai aktivitas lain. Misalnya program edu-holiday, seperti Petik Bunga Mawar dan Sayuran Organik, Student Camp, Naik Gajah, Outbond for Kids dan Family Gathering/Camp.

Bila Anda lebih tertarik dengan aktivitas penuh petualangan, cobalah ikuti Jungle Trekking, Days of Adventure dengan berkemah di alam bebas selama 1-2 malam. Atau mengikuti Wet Trekking dan Tasung (Telusur Aliran Sungai Gunung) dengan menggunakan perahu. Aksi tembak menembak dengan paintball dan berbagai aktivitas outbond training juga ada di sini.

Melihat Pelangi di Coban Pelangi
Meski terhitung sebagai kota yang cukup pesat perkembangannya, Malang masih memiliki waterfall cantik untuk dikunjungi. Selain Coban Rondo yang telah populer, di sini juga terdapat coban (air terjun) lain yang tak kalah unik, yaitu Coban Pelangi di Desa Gubug Klakah, Tumpang. Dinamakan Coban Pelangi karena air terjun ini sering membiaskan warna pelangi.

Untuk mengunjungi coban yang terletak di Sungai Amprong ini, arahkan perjalanan menuju Tumpang, dilanjutkan menuju Desa Gubug Klakah. Hati-hati karena setelah melewati desa, jalan mulai menanjak dan berkelok.

Setelah membeli tiket masuk Rp.3.100,-/orang dan menyusuri jalan setapak yang menurun serta melintasi jembatan, Anda akan tiba di coban. Paling pas mengunjungi tempat ini di pagi hari karena kabut sering muncul setelah lewat dari tengah hari.

Santai di Pantai Balekambang
Kali ini saatnya untuk berjemur di pantai. Perjalanan darat harus ditempuh sekitar dua jam lamanya dengan kondisi jalanan yang berlubang pula. Namun saat tiba di Pantai Balekambang, Anda akan terpesona melihat pantainya yang indah, landai dengan pasir kecokelatan.

Duduk di tepi pantainya pun nyaman karena banyak terdapat pohon Ketapang besar. Di sini pun ada dua pulau karang kecil, salah satunya Pulau Ismaya yang memiliki pura. Saat melihatnya, serasa berada di Tanah Lot, Bali. Pulau ini bisa diakses dari daratan utama berkat adanya jembatan beton.

Ngemil Keripik
Keripik Tempe Cak Mul
Jl. Bango Utara I No. 8
Malang

Keripik tempe tidak boleh ketinggalan untuk dijadikan oleh-oleh. Salah satu yang terkenal sejak puluhan tahun lalu adalah Keripik Tempe Cak Mul yang sudah mengekspor keripiknya sampai ke Singapura dan Flores.

Pilihan rasanya banyak, ada rasa asli atau original, jagung bakar, pedas manis, keju, udang, pizza, rumput laut sampai rasa jeruk purut! Harganya juga murah, sebungkus tempe (berat 2 ons) hanya Rp. 5.000,-.

Selain tempe, Malang juga punya Keripik buah. Cobalah berkunjung ke pasar oleh-oleh di Jatim Park. Harganya pun setengahnya dibanding keripik yang dijual di kios-kios pinggir jalan, sekitar lima hingga enam ribu rupiab saja untuk sebungkus Keripik Apel dan Keripik Nangka.

Hunting Kerajinan di Ken Dedes
Jl. Raya Singosari No. 275
KM 80 Surabaya-Malang

Inilah one stop shopping yang tepat untuk mencari kerajinan khas Malang. Lokasinya persis di tepi jalan poros Surabaya-Malang. Di kompleks ini ada lebih dari 60 showroom atau bengkel seni dengan lahan parkir yang luas.

Mulai dari Topeng Malang (Rp.150.000,- s/d Rp.250.000,-), patung-patung dari bonggol atau akar bambu yang unik dan berbagai hasil kerajinan lainnya, ada di sini.

Cwie Mie, Khas Malang
H&T Cui Mie by Gloria
Ruko Kawi Atas 43B
Malang

Hidangan ini adalah salah satu yang berhasil go public alias banyak ditemui di berbagai daerah di luar Malang. Jadi, tentunya tidak afdol kalau tidak mencoba di daerah asalnya. Sekilas, cui mie mirip seperti mie ayam atau mie pangsit yang berisi mie rebus, potongan ayam plus pangsit goreng. Bedanya, ukuran mie yang dipakai biasanya lebih kecil.

Salah satu yang direkomendasikan TAMASYA adalah H&T Cui Mie by Gloria. Variasinya ada Cui Mie Kriuk, Ayam Tempura soma rasa unik lainnya. Untuk yang terbiasa dengan porsi besar, silahkan pilih Super Dupper Yumie (Rp.15.000,-).

Makan Bakpao Ungu
Jl. Raya Purwodadi No. 1
Simping, Pasuruan

Bukan terbuat dari terigu seperti umumnya, bakpao di tempat ini dibuat dari ubi jalar atau disebut telo dalam bahasa setempat. Warnanya pun bukan putih, tapi hijau dan ungu, sesuai warna ubi aslinya. Di tepi jalan poros Surabaya-Malang banyak terdapat penjual bakpao ini.

Selain bakpao, Anda juga bisa membeli brownis telo dan bakpia telo. Atau mencicipi semangkuk mie goreng telo dan jus telo di restoran yang cukup nyaman. Selain lezat, telo juga memiliki banyak manfaat. Kandungan vitamin A pada telo, ternyata empat kali lipat dibanding wortel.

Kadar gulanya pun rendah, mendekati fat free, cholesterol free dan mengandung zat antioksidan yang bisa membantu mencegah penyakit jantung, kanker, meningkatan kekebalan tubuh dan bikin awet muda. Wah… siapa mau coba?

Tempe Penyet, Yummy!
Depot Soponyono
JI. Dr. Wahidin No.45
Lawang

Meski bentuknya kadang kurang menggiurkan, tempe setengah hancur ini bisa jadi camilan lezat pengganjal perut. Sesuai namanya, tempe yang sudah digoreng setengah matang, akan dipenyet (Baca: ditekan) di atas sambal yang disajikan bersama tempe.

Jenis sambalnya pun bervariasi, ada sambal terasi, sambal bawang, sambal tomat atau jenis sambal lain hasil kreasi setiap penjual. Coba kunjungi Depot Soponyono yang menyajikan tempe penyet dengan sepotong ayam goreng dan sayur lalapan segar.

Si Manis Angsle

Hidangan manis dan hangat khas Kota Batu ini, sekilas mengingatkan pada makanan khas Bandung, sekoteng (kacang, roti, kolang kaling, pacar cina, susu, jahe).

Bedanya, isi angsle cenderung lebih “berbobot”, biasanya terdiri dari satu sendok makan nasi ketan, petulo (adonan dari tepung beras yang biasa ditemukan dalam camilan Putu Mayang), potongan roti, pacar cina dan kacang hijau yang disiram dengan santan hangat.

Camilan sore ini sangat pas untuk dinikmati di tengah dinginnya hawa kota Batu. Sayangnya, tidak banyak penjual angsle yang bisa ditemukan. Tapi coba kunjungi juga

Alun Alun Batu, siapa tau Anda beruntung dan menemukan penjual angsle yang mangkal di situ.

Selamat Datang di Kota Malang…………..

Sumber: Majalah Tamasya

Categories: ANEKA INFORMASI, TERBAIK | 3 Komentar

Navigasi pos

3 thoughts on “11 Alasan Untuk Berkunjung Di Kota Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: